SMK Negeri 2 Palembang Tidak Pernah Lakukan Penahanan Terhadap Ijazah Siswa

oleh -169 Dilihat
oleh

Serumpunsebalai.com, Palembang – H. Suparman S.Pd., M.Si selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Palembang ungkapkan bahwa tidak pernah melakukan penahanan ijazah siswa.

Hal itu disampaikan dirinya saat di temui di ruangannya SMKN 2 Palembang, Jum’at, (15/09/2023).

Suparman mengatakan bahwa sekolah tidak pernah sama sekali menahan ijazah siswa yang mengenyam pendidikan di SMKN 2.

“Kami tidak pernah menahan ijazah siapapun, kalau ada yang mau mengambil ijazah silahkan datang, tetapi harus langsung yang bersangkutan yakni murid beserta wali murid,” sebut Suparman.

Lebih lanjut, jika merasa murid maupun wali murid tidak mampu, silahkan bahwa berkas persyaratan yang diminta seperti salah satunya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Silahkan datang ke sekolah, jangan melalui perantara, karena ijazah itu sifatnya surat berharga, tentu jika terjadi yang tidak diinginkan sangat merugikan murid dan wali murid tersebut,” ujarnya.

Suparman juga menjelaskan bahwa komite sekolah itu diperuntukkan dari siswa untuk siswa itu sendiri.

“Komite itu kan dari siswa untuk siswa, salah satunya tentu diperuntukkan untuk kegiatan dan kebutuhan siswa itu sendiri seperti kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler,” papar Suparman.

Tak sampai disitu, Suparman juga menjelaskan bahwa saat ini sekolah itu sudah Cut Off, artinya tidak ada lagi penerimaan siswa baru untuk siswa kelas 10.

“Semua itu ada tahapan, ya salah satunya PPDB, kalau sekarang sudah cut off, satu kelas itu maksimal 36 siswa, seandainya dipaksakan untuk menerima siswa baru, tentu imbasnya terhadap siswa karena tidak akan terdaftar di sistem dapodik,” tuturnya.

Ditambahkan Suparman, bahwa dirinya sangat menghargai aturan dan perundang-undangan, jika memang ada siswa yang mau pindah ke SMK 2, tidak bisa semerta-merta langsung pindah begitu saja, harus diperhatikan juga kuota kelas, kuota jurusan siswa tersebut.

“Tentu yang kita pikirkan itu bagaimana siswa kedepannya. Jika terjadi hal-hal seperti tidak terdaftar dapodik, tentu yang kasihan adalah siswanya sendiri,” pungkas Suparman.

Link Video statement Kepala Sekolah SMKN 2 Palembang di https://www.instagram.com/reel/CxMx3VIh-es/?igshid=MzRlODBiNWFlZA== (Raiza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *